MARI SAMBUT MUSIM LIGA 2017/2018 BERSAMA BANDAR BOLA TERPERCAYA DAN PROFESIONAL NOMOR WAHID DI INDONESIA: WWW.HL8INDONESIA.COM! ADA BANYAK PROMONYA!

Judi Baccarat Online Bisa Curang

Permainan bakarat online bisa curang.
Saking serunya membahas tentang taruhan bola yang begitu kompleks, hampir saja kami kelupaan bahwa kita juga membahas apa yang dinamakan "mafia judi". Terakhir kami sudah membahas sedikit mengenai apa yang dinamakan "tasiau" alias "sicbo" atau "dadu koprok" serta "togel" alias "buntut". Kedua jenis permainan tersebut juga mudah kita temukan tawarannya di internet sama seperti permainan "baccarat" atau "bakarat". Karena itu kita akan membahasnya sedikit di sini.

Judi Baccarat Sangatlah Terkenal

Casino Royale 007
Baccarat kadang juga dikenal dengan nama "punto banco". Permainan ini awalnya terkenal di daratan Eropa dan Amerika lalu merembet secara cepat ke Asia hingga seluruh dunia. Salah satu faktornya adalah promosi yang dilakukan lewat serangkaian film serial James Bond karya penulis Ian Fleming. Boleh dibilang setiap kisah 007 yang memerankan adegan judi pasti permainan baccarat yang ditampilkan. Entah itu pemerannya Roger Moore, Sean Connery, Pierce Brosnan, dst. Hanya ada satu pengecualian di tahun 2006 dalam judul Casino Royale yang dibintangi oleh Daniel Craig, permainan baccarat digantikan sementara dengan permainan texas hold'em poker. Alasannya sangatlah sederhana karena waktu itu texas hold'em poker lagi booming. Seperti biasanya kadang film juga harus disesuaikan tren untuk bisa meraih pasar yang lebih luas.

Permainana baccarat jarang bisa dilihat secara langsung di lapak-lapak judi kasino bertaraf internasional. Biasanya diadakan di ruangan-ruangan khusus yang tertutup bahkan sangat privat. Alasannya karena taruhan ini butuh ketenangan dan konsentrasi yang tinggi. Tidak bisa di lobby atau floor utama layaknya mesin slot (dingdong), sicbo, rolet (roulette), poker, tangkas, dsb. Memang kadang juga bisa hadir di lobby utama tetapi itu hanya untuk permainan-permainan dengan nilai kecil atau hanya untuk meramaikan suasana saja. Kalau yang bertaruh dalam jumlah besar biasanya di ruangan tertutup yang kedap suara. Biar lebih menegangkan dan seru. Keringat dingin pun bisa keluar dan yang sakit jantung bisa mati mendadak.

Permainan Baccarat Sangatlah Menegangkan

Kami tidak akan menjelaskan panjang lebar teknis permainan ini. Anda dipersilakan untuk mempelajarinya sendiri. Intinya baccarat sangatlah seru dan menegangkan serta bisa dicurangi (cheat). Menggunakan setumpuk kartu remi biasanya minimal 4 hingga 8 tumpuk yang dikocok sedemikin rupa lalu dibagikan kepada masing-masing posisi yakni PLAYER dan BANKER. Sebagai pemain kita bebas memasang taruhan apakah di posisi PLAYER atau BANKER. Petugas atau orang yang membagi kartu ini sering disebut sebagai "dealer". Bahasa kasarnya adalah tukang kocok. Awas, bukan tukang ngocok ya. 

Bandar judi dalam hal ini diwakili oleh dealer tidak pernah melarang kita untuk memasang atau memegang posisi manapun entah PLAYER atau BANKER. Persis seperti bandar bola tidak melarang kita memegang klub A atau B, atas atau bawah. Sebagai pemain kita bebas memilihnya. Sebenarnya bandar judi atau pemilik kasino sudah mendapatkan jatahnya yakni dari nilai kei (odds) 5% yang dikenakan ketika seseorang yang memegang posisi BANKER lalu kalah atau menang. Setiap permainan bisa punya aturan tersendiri. Yang pasti posisi BANKER yang jadi sasaran pemungutan komisi seperti ini. Itu yang sering dinamakan baccarat with commision. Kalau yang tidak dikenakan komisi sering disebut baccarat no commision. Jadi pegang PLAYER atau BANKER sama saja. Bayar dan kalahnya sama.

Satu hal yang perlu selalu diingat adalah bahwa nyawa atau sumber pemasukan permainan ini jelas ada di komisi ini. Sebagai pemilik kasino atau bandar judi, mereka tidak pernah mendoakan seorang penjudi kalah atau menang karena memang sistem permainan ini sudah diciptakan sedemikian rupa seperti taruhan bola. Sudah ada jatahnya buat si penyelenggara. Yang mendoakan pemain kalah itu justru biasanya tukang judi tradisional yang beroperasi di lapak-lapak kaki-5 atau di rumah-rumah penduduk yang beroperasi bak Tom & Jerry menghindari sergapan buser polisi. Kadang agen bola juga mendoakan pemain kalah sebab mereka dapat komisi dari sana.

Untuk mengerti hal ini, kita ilustrasikan saja misalnya ada dua orang penjudi terkaya dari Indonesia yang sedang duduk satu meja di permainan baccarat di kasino Sentosa Island, Singapura. Namanya adalah Acong dari Pontianak dan Ucok dari Medan. Bos Acong adalah pemilik saham terbesar dari sebuah perusahaan pengolahan kayu dan batubara. Berlatar belakang keluarga yang sangat kaya serta lulusan MBA dari Amerika. Sementara Bos Ucok pemilik perkebunan sawit di Sumatera Utara bahkan sejumlah properti, hotel dan transportasi. Merupakan keponakan dari seorang jenderal polisi yang sangat terkenal di zamannya.

Acong bertaruh Rp 1 juta untuk posisi BANKER.
Ucok bertaruh Rp 1 juta untuk posisi PLAYER.

Jika posisi PLAYER menang:
Acong = kalah
Ucok = menang
Dealer = draw

Uang Koh Acong berpindah ke Bang Ucok melewati dealer. Lalu apa untungnya jadi dealer atau apa untungnya orang buka kasino kalau tidak menghasilkan? Sampai di sini Anda paham? Sekarang kita lihat jika posisi PLAYER yang kalah alias BANKER menang.

Acong = menang
Ucok = kalah
Dealer = menang

Kok dealer juga menang? Sudah pasti karena setiap petaruh yang memegang posisi BANKER lalu menang maka akan dikurangi komisi senilai 5%. Alias dipungut pajak gitu. Jadi uangnya Ucok senilai Rp 1 juta dipotong Rp 50.000 baru diberikan kepada Acong.  Acong cuma terima Rp 950.000. Ini adalah pola yang biasa kita temui di permainan bakarat SBOBET. Dalam beberapa meja judi bakarat lainnya bisa saja BANKER terima bersih tetapi kalau kalah harus membayar Rp 1.050.000. Pada dasarnya sama di mana bandar judi mengambil komisi dari BANKER. Kalau tidak demikian, siapa yang mau bekerja tanpa hasil alias tukang cuci piring. Yang lain enak makan-makan sementara kita sendiri yang cuci piring tanpa makan. Persis seperti makelar kasus, mafia peradilan, mafia anggota dewan, dsb. Semuanya harus ada bagiannya, jika tidak siapa yang mau?

Omset Menakutkan!

Mengapa orang berlomba-lomba membuka kasino atau bahkan anak cucu konglomerat yang sebenarnya sudah kaya raya tetapi ikut membeli saham-saham kasino? Jawabannya sudah jelas karena komisi seperti ini. Boleh dibilang semua permainan kasino termasuk taruhan bola selalu menyediakan komisi seperti ini.

Dari ilustrasi Acong dan Ucok di atas kita hanya bicara perputaran uang untuk sekali bet yakni Rp 1 juta. Dan itu paling lama juga 1-2 menit. Kalikan saja misalnya ada lebih dari 1.000 pemain dan masing-masing cuma bertaruh sebanyak 100 putaran. Terlepas siapa yang kalah dan menang yang pasti pemilik kasino sudah meraup keuntungan besar. Tergantung jumlah yang diputar di posisi BANKER tersebut. Jika posisi PLAYER dan BANKER keluar secara bergantian sementara Acong dan Ucok juga bertaruh di posisi yang bolak-balik maka cepat atau lambat namun pasti, semua kekayaan Acong dan Ucok akan jatuh ke pemilik kasino. Inilah yang terjadi di Genting Highland, Las Vegas, Macau, Sentosa Island, dsb.

Semua kekayaan alam Indonesia yang dihasilkan dari batubara, hutan, sawit, dsb.. akan disedot dengan mudah oleh Singapura atau Malaysia. Hal-hal seperti inilah yang tidak pernah dipikirkan oleh pejabat pemerintah Indonesia bahkan anggota-anggota dewan terhormat. Kita tidak bicara soal haram atau halal di sini melainkan bicara pertarungan ekonomi. Bicara soal moral itu bisa lebih dalam bahkan lebih luas. Tidak semata-mata soal judi saja. Benarlah kata Einstein, "The next war is not a real war buat economic war." Barangsiapa bisa menghancurkan ekonomi atau sumber daya ekonomi sebuah negara maka negara tersebut bisa ditaklukkan. Jika mau jujur soal judi atau taruhan bola, kalau mau dilarang maka bursa saham, valuta asing, indeks komoditi juga harus dilarang keras! Karena itu jauh lebih mafia!

Sama persis seperti ketika kita melihat terjadinya perang. Katakanlah semacam ISIS, GAM Aceh, dsb. Penyebab sebenarnya apa? Soal agama atau perintah Tuhan? Hanya melihat merek senjatanya saja kita sudah bisa tahu ini perang antara mana melawan mana. Yang dimanfaaatkan hanyalah orang-orang bodoh yang merasa diri hebat atau berhasil dicuci otaknya untuk memegang senjata tersebut. Betapa bodoh dan mirisnya hidup orang-orang seperti ini. Apakah ini salah didik dari bapak ibunya atau salah dilahirkan karena kutukan? Bagaimana perasaan orang tua mereka atau melihat derita anak-anak yang harus kehilangan ayah mereka hanya karena sebuah ajaran konyol yang dibalut secara halus oleh pabrik merek senjata? Seperti jika kita terlalu mengagung-agungkan seorang pemimpin katakanlah Adolf Hitler yang dipanggil "fuhrer" di zamannya. Semua orang begitu semangat, berkobar-kobar mau berperang hanya karena ambisi si fuhrer ini. Namun apa yang terjadi? 

Ketika tentara nazi Jerman terdesak oleh kepungan tentara Uni Soviet di kota Stalingrad, apa yang dipanggil-panggil tentara Jerman ketika sadar maut sudah di depan mata? Sama sekali tak ada seorang pun yang menyebut atau memanggil-manggil nama Hitler atau fuhrer. Yang ada adalah mereka menyebut nama kedua orang tua mereka, isteri mereka, pacar mereka, saudara kandung mereka, anak-anak mereka atau teman-teman dekat mereka. Orang-orang yang  paling berharga dan paling mereka cintai. Semuanya sudah dipublikasikan dalam sebuah buku kisah nyata yang memuat surat-surat tentara Jerman dalam judul "Last Letters from Stalingrad". Surat-surat ini tidak pernah sampai ke orang-orang yang dituju dan baik si penulis atau si penerima semuanya sudah meninggal. Surat-surat ini dibongkar, disortir lalu dipublikasikan setelah perang itu usai puluhan tahun kemudian. Supaya bisa menjadi pelajaran bagi generasi yang akan datang tentang perang. Bisa kita bayangkan? 

Jadi marilah dewasa dan jangan mau selamanya menjadi orang bodoh! Kami yakin orang-orang yang berperang atas dasar ISIS ketika terdesak oleh serbuan tentara sekutu Amerika bersama Iraq, Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordan, dsb..tak satupun akan memanggil-manggil nama Abu Baghdadi. Atau ketika pemilu presiden kemarin Anda yang memilih Jokowi atau Prabowo, ketika maut di depan Anda, Anda tidak akan memanggil-manggil nama mereka. Apalagi berharap mereka akan datang menolong Anda! Percayalah! Ketika maut menjemput maka orang-orang yang ada di benak kita hanyalah orang-orang tercinta yang paling dekat dengan kita. Biasanya adalah orang tua jika masih single, yang sudah berkeluarga biasanya memanggil isteri atau anak-anak mereka. Menyebut nama Tuhan di ujung maut karena kalah berperang sebenarnya berdosa dua kali. Pertama berdosa karena sudah berperang dan yang kedua mengait-ngaitkan Tuhan dengan perang buatan mereka sendiri. Sebab jika Tuhan menyuruh umat manusia berperang, lalu suruhan dan kerjaan Iblis di dunia ini apa? Think again!

Sederhana sekali: jika tidak ada perang maka pemilik pabrik senjata bangkrut dalam satu bulan. Agar tidak tutup dan terus beroperasi maka harus diciptakan perang dengan berbagai cara dan berbagai isu di seluruh dunia sehingga order jalan terus. Makanya polisi dan TNI terus bentrok karena memang senjata sudah lama tidak dikokang untuk dites masih berfungsi baik atau tidak di medan perang. Bukankah Indonesia sudah lama tidak ada perang?

Kesimpulannya:

Tanpa harus berbuat curang sebenarnya bandar judi baik online atau langsung di kasino nyata sudah mendapatkan bagiannya. Tugasnya hanyalah melayani pemain dan berpromosi agar banyak orang datang bermain. Pasti feeling setiap orang berbeda-beda dan inilah keuntungan mereka. Sayangnya masih ada pemilik kasino yang ingin berbuat curang dan banyak beroperasi secara online lewat bendera yang konon katanya "judi online" atau "live casino". Bohong! Itu bukan live casino tetapi live dealer. Randomnya itu memang random matematis yang lolos verifikasi lembaga regulator namun random itu adalah random mesin yang dikontrol manusia. Dua hal yang sangat berbeda.


Pesan si pembuat video,
"Jika Anda merasa bisa menang bakarat dari judi online, sebaiknya uang tersebut disumbangkan kepada fakir-fakir miskin."
Anda hanya akan menang selama Anda menang lalu berhenti. Jika tidak pasti ujung-ujungnya akan kalah kembali bahkan menguras modal dan tabungan Anda. Di tulisan mendatang kami akan membahas kira-kira di mana kecurangan permain baccarat ini.
 
Share on Google Plus

About Ika Putri

Hai football lovers! Nama saya Ika Putri, duta promosi situs Prediksi Bola Profesional - Bandar dan Agen Judi Bola Online Terpercaya di Indonesia. Situs bola paling terkenal seputar informasi prediksi, livescore, klasemen, jadwal televisi, bursa transfer, tips dan trik, review, dsb..seputar dunia olahraga, hiburan dan taruhan online sepakbola. Dijamin seru dan lengkap deh.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...