MARI SAMBUT MUSIM LIGA 2017/2018 BERSAMA BANDAR BOLA TERPERCAYA DAN PROFESIONAL NOMOR WAHID DI INDONESIA: WWW.HL8INDONESIA.COM! ADA BANYAK PROMONYA!

10 Indikasi Penting Pertandingan Bola Bisa Saja Sudah Diatur Mafia Bola

Ilustrasi indikasi pertandingan sepakbola sudah diatur.
Ini adalah tulisan lanjutan dari artikel mungkinkah skor pertandingan bola diatur? Semoga bisa menambah wawasan dan pembelajaran tentang dunia taruhan sepakbola yang sangat spektakuler sekaligus kompleks ini. Terlepas apakah bergabung di bandar bola atau agen bola mana pada intinya sama saja. Entah itu SBOBET, Mansion 88, IBCBET, Betwin, Bet365, Paddy Power, William Hill, 188BET, USOBET, Dafabet, 12BET, dsb. Karena jika semuanya ini diatur maka semuanya pasti bekerja secara sistem, penuh rahasia dan sama saja. Bandar bola yang mencoba keluar dari jalur dengan membuat sistem sendiri sudah pasti akan menerima sanksi serius.


Meski tulisan ini cenderung bersifat opini, perkiraan atau meraba-raba, tetapi tolong dijadikan masukan untuk berpikir lebih lanjut dan lebih serius. Kita tidak sedang berbicara bisa menang atau kalah dalam bertaruh bola. Menang kalah itu hal biasa. Tidak ada orang yang 100% bisa memprediksi dengan tepat semua laga. Kadang pagi menang, malam kalah. Kadang di Liga Inggris kalah tetapi di Liga Italia menang, dst. Bola itu bundar dan memang susah diprediksi. Yang kita bicarakan ini adalah hubungan antara pengenaan handicap, odds dengan hasil skor pertandingan bola tersebut. Kalau tim mana yang menang atau kalah sudah bisa ditebak dari awal terutama mengacu pada 1X2. Cukup melihat nama-nama pemain yang bercokol di tim tersebut. Namun begitu dikaitkan dengan handicap dan voor-voor-an, bukankah sedikit menggelitik?

Dari awal, bandar bola tidak pernah menentukan apalagi memaksa kita untuk harus memilih tim A daripada tim B. Tidak! Kita bebas bertaruh dan memilih. Ibarat mencari jodoh, kita bebas memilih pasangan dari lautan samudera luas manusia baik, manusia cantik, manusia tampan, manusia tidak bertanggungjawab, manusia nakal, manusia jahat, dsb. Jika salah memilih, salah siapa? Padahal ini bebas kita pilih loh. Lalu apakah pokok permasalahannya ada di otak atau pola pikir kita sehingga cenderung ke posisi A, B atau bahkan C? Atau malah bermasalah di mata kita sehingga dalam melihat odds membuat kita cenderung memilih tim A daripada tim B? Jika benar demikian lalu pertanyaannya adalah "mengapa bisa begitu?" Ada apa sebenarnya di otak kita? What happen with us? Untuk itulah artikel ini dibuat dan dipastikan bisa menambah wawasan dan skill membaca pasaran bola.

Mari kita mulai dari yang pertama!

Pemain Bola Gajinya Luar Biasa

Gareth Bale
Indikator pertama yang memberi sinyal bahwa laga pertandingan sepakbola bisa saja sudah diatur adalah melihat besarnya gaji para pemain sepakbola. Dalam satu pekan (minggu) gaji seorang pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Gareth Bale, Wayne Rooney, dsb..bisa di atas Rp 5 milyar rupiah. Jadi tiap hari gajinya sekitar Rp 800 juta. Tentu saja belum dipotong pajak. Meski dipotong pajak pun masih wow! Tidur makan serta jalan-jalan saja gajinya berjalan setiap detik. Enak sekali bukan? Makanya tak heran banyak gadis cantik di seluruh dunia memimpikan memiliki kekasih pemain sepakbola. Namun jangan sampai pemain sepakbola lokal deh, sebab banyak yang gajinya tidak dibayar hingga 6 bulan. Parah kan?

Itu cuma gaji sang mega bintang, belum termasuk pemain inti lainnya. Jumlah pemain inti satu tim bisa lebih dari 20 orang belum termasuk gaji official klub seperti manajer, penata kostum, petugas kesehatan, office boy, pengemudi, dsb. Dari mana klub bisa mendapatkan pemasukan tersebut secara rutin? Kok bisa gaji sebesar itu? Emangnya berapa sih nilai hadiah dari sebuah laga kompetisi seperti Liga Inggris, Liga Jerman, Liga Spanyol, Liga Champions, dsb? Pernahkah Anda berpikir akan hal-hal seperti ini?

Okelah kita anggap pemasukan klub dari jual beli (transfer) pemain. Lalu apa yang dikejar klub ketika membeli pemain hebat dengan nilai transfer super mahal? Katakanlah misalnya soal sponsor, hak siar, penjualan merchandise, dsb. Sah-sah saja sebab jika sebuah klub sudah punya nama maka bisa mendatangkan uang dari semua hal di atas terutama sponsor merek yang menempel di dada kostum pemain setiap kali berlaga. Ini tentu mahal sekali sebab bicara marketing yang bisa menjangkau milyaran umat manusia di seluruh belahan dunia. Dibandingkan menyebar brosur fotokopi promosi tentu lebih hemat bukan? Cukup tayang di liga ternama disaksikan ratusan juta pasang mata.

Belum lagi jika klub tersebut punya nama sekelas Manchester United (MU). Dari tur liburan ke kandang mereka di Old Trafford saja sudah bisa menghasilkan ratusan milyar per tahun. Belum termasuk sekolah pendidikan bola usia dini, pemain menjadi bintang iklan, dsb. Memang sangat hebat dan sangat menjanjikan. Masalahnya tidak semua tim atau klub sehebat dan seterkenal itu. Bagaimana dengan tim-tim kecil apalagi tim-tim di negara Italia yang terkenal mafia dan banyak kasusnya? Jika sebuah klub sudah bisa dikuasai jaringan mafia untuk bermain, maka pasti akan menyebar ke klub-klub lain di negara lainnya sekalipun itu di Liga Inggris dan Liga Spanyol yang terkenal sangat fair play.

Jadi dengan besarnya gaji pemain bola dibandingkan atlet cabang olahraga lainnya, kita patut curiga bahwa bisa jadi pertandingan bola diatur sedemikian rupa. Sumber pemasukan utama klub pasti ada dari sumber rahasia selain yang wajar-wajar seperti yang sudah kita sebutkan di atas. Bagaimana menurut Anda?

Bersambung ke artikel berikutnya == > SPONSOR KLUB
 
Share on Google Plus

About Ika Putri

Hai football lovers! Nama saya Ika Putri, duta promosi situs Prediksi Bola Profesional - Bandar dan Agen Judi Bola Online Terpercaya di Indonesia. Situs bola paling terkenal seputar informasi prediksi, livescore, klasemen, jadwal televisi, bursa transfer, tips dan trik, review, dsb..seputar dunia olahraga, hiburan dan taruhan online sepakbola. Dijamin seru dan lengkap deh.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...