MARI SAMBUT MUSIM LIGA 2017/2018 BERSAMA BANDAR BOLA TERPERCAYA DAN PROFESIONAL NOMOR WAHID DI INDONESIA: WWW.HL8INDONESIA.COM! ADA BANYAK PROMONYA!

Ramai-Ramai Pindah dari Agen Bola

Jangan sampai tertinggal kereta ketika orang-orang sudah pindah dari agen bola.
Peringatan terakhir bagi yang masih suka bermain taruhan bola lewat agen-agen bola. Jadikan pengalaman orang lain sebagai masukan agar tidak menjadi korban berikutnya. Jika saat ini kita belum menjadi korban bukan berarti tidak akan menjadi korban di kemudian hari. Kata "belum" di sini harus dicermati sebaik-baiknya sebab mengandung peluang atau kemungkinan. Jika sudah terjadi, nasi sudah menjadi bubur. Uang hasil jerih payah tidak akan pernah kembali lagi. Mau nangis sampai keluar air mata darah pun tidak akan ada gunanya. Protes ke sana ke mari juga percuma. Karena mereka masih satu sindikat, saling melindungi dan bergiliran memangsa banyak korban. Simak baik-baik penjelasan kami di bawah ini jika apa yang kami sampaikan kemarin masih belum jelas. Putuskan sekarang! Agen bola benar-benar semakin kacau dan sangat membahayakan!


Sejak ajang Piala Dunia 2014 di Brasil usai, rupanya menyimpan banyak sekali kisruh dan masalah. Siapa lagi kalau bukan ulah agen-agen bola yang gencar berpromosi di internet. Celakanya, yang bermasalah ini justru adalah agen-agen bola yang mencari member di internet, sedangkan yang mencari member secara offline tidak ada keluhan sama sekali. Mungkin yang di darat itu saling kenal dan biasanya adalah kenalan atau teman dekat. Dengan demikian kalau berniat untuk menipu atau melarikan uang member tentu tidaklah memungkinkan. Bisa diuber orang sekampung. Tidak demikian di internet karena kita tidak saling mengenal dan hanya bermodalkan sebuah kepercayaan yang dibuat dari tulisan-tulisan di sebuah website taruhan. Padahal semua tulisan dan desain bisa dimanipulasi untuk menjebak orang yang belum berpengalaman.

Sekali lagi harus dibedakan antara bandar bola dengan agen bola. Yang kita bahas ini adalah agen bola. Bandar bola tidak pernah kabur atau bermasalah dengan para petaruh atau pemain karena posisi mereka sudah jelas sebagai mediator. Bandar bola itu seperti SBOBET, IBCBET, M88, 188BET, BET365, dsb. Yang bermasalah itu adalah para agen bola kualat ini yang mendaftarkan kita ke bandar bola tersebut. Saat kita menang, bandar bola membayar kita. Pembayaran ini melewati agen bola dan di sinilah mereka "bermain" dengan berbagai modus. Begitu mau menarik dana (withdraw/wd) berbagai alasan digunakan seperti kabur, website off, ponsel tidak aktif, chat YM diignore, live chat tidak aktif, BBM pending, sms tidak delivered, dsb. Intinya tidak mau membayar.

Semua yang kami jelaskan di atas itu sudah modus lama dan sudah banyak orang yang tahu. Namun yang dibawah ini mungkin belum banyak yang tahu. Kami mendapatkan informasi ini sejak Piala Dunia 2014 usai dari sumber yang cukup kompeten. Kami tidak bisa menyebutkan nama-nama agen bola tersebut karena memang bukan kami yang mengalaminya dan belum cukup menerima buktinya untuk ditelusuri. Sudah lama kami tidak berhubungan lagi dengan agen-agen seperti ini. Buat apa jika bisa bermain dan mendaftar langsung? Bisa naik motor langsung ke tujuan kok masih mau naik ojek sih?

Berhubung apa yang disampaikan tersebut cukup riskan, berbahaya dan logis, maka kami informasikan di bawah ini agar menjadi perhatian bagi kita semua yang masih suka bermain di agen-agen bola. Pilihlah agen-agen bola yang benar-benar profesional dan terpercaya. Jangan terpengaruh promosi apalagi hadiah bonus besar. Bonus besar biasanya umpan empuk memangsa korban yang bodoh. Saran terbaik kami berpindah ke betting tanpa agen seperti di HL8 atau lainnya. Jadi kita tidak main lagi ke agen tetapi langsung ke bandar bola.

Memindahkan dana pemain tanpa pemberitahuan

Dilaporkan ada agen bola yang tiba-tiba mentransfer dana saldo pemain ke rekening orang lain. Begitu dikomplain, agen bola ini menyanggah dengan mengatakan bahwa itu ulah si member sendiri. Padahal jelas-jelas prinsipnya adalah tidak boleh mentransfer dana ke rekening pihak ketiga yang bukan menjadi rekening pertama kali yang didaftarkan. Apalagi jelas-jelas namanya berbeda. Misalnya rekening atas nama Ahmad tetapi ditransfer ke Ahmed; terdaftar atas nama Harianto lalu ditranfer ke Hariyanto atau Haryanto, dsb. Ini jelas-jelas kesengajaan. Bahkan ada yang ratusan juta saldo ditransfer! Kacau! Emang cari duit gampang apa?

Begitu diprotes dengan alasan-alasan di atas, agen bola mengelak bahwa mereka tidak sadar bahwa ada huruf yang berbeda, ejaan nama sekilas tampak sama, dsb. Padahal pada saat terima deposit jelas-jelas namanya berbeda dan mereka tahu persis hal ini karena mereka punya data back up. Konyolnya dengan nama yang mirip dan nomor rekening berbeda tetap saja ditranfer duitnya. Akhirnya kembali menuduh email member dibajak, dsb..dsb. Akhirnya uang pemain melayang lenyap bagai embun di pagi hari. Agen bola lepas tanggung jawab karena dianggap bukan kesalahan mereka bahkan kembali menuduh member sengaja berkomplot memanipulasi data. Yang benar adalah agen bola atau karyawan mereka "bermain sendiri" untuk menjebol saldo pemain. Karena rata-rata agen bola itu bukan perusahaan maka karyawan yang direkrut itu pun tidak memenuhi syarat psikologis, pendidikan serta test gangguan jiwa dan keserakahan.

Menjual email dan data diri pemain ke pihak ketiga

Data informasi seseorang baik di dunia nyata atau dunia maya bisa menjadi lahan untuk mencari uang. Banyak orang - terutama yang bekerja di bagian marketing - rela membayar mahal untuk mendapatkan data-data diri seseorang yang cukup, valid dan prospek untuk tujuan penawaran bisnis. Misalnya produk asuransi, kartu kredit, kredit tanpa agunan (KTA), membership, dsb. Tak heran ada orang yang kerjaannya setiap hari memang mengoleksi email-email orang lain dan biasanya didapatkan dari iklan baris, forum jual beli seperti kaskus, olx, tokobagus, berniaga, dst. Data yang sudah terkumpul ini ditawarkan kepada peminat yang ingin membelinya. Setelah dibeli maka akan dikirimkan lewat sms gateway atau email blast secara serentak. Berharap dari 1000 yang terkirim akan terjaring beberapa puluh yang cukup lumayan.

Rupanya kebiasaan ini menular ke agen bola bahkan lebih parah. Pada saat kita mendaftar di salah satu agen bola, kita memberikan data lengkap. Bukan cuma email dan nomor ponsel tetapi juga nomor rekening bank, dsb. Nah, nomor rekening bank inilah yang paling krusial. Karena kita mendaftar di agen bola (bukan bandar bola langsung), otomatis data diri kita jatuh ke pihak penengah. Jika agen bola ini bangkrut atau kabur, data-data ini bisa sangat runyam. Benar kalau cuma dijual ke orang lain untuk keperluan marketing, bagaimana jika dijadikan CD lalu dikirimkan ke PPATK atau mabes polri? Anda jawab sendiri!

Celakanya lagi, data yang didapat atau dibeli oleh agen-agen bola dari agen-agen bola ini, mereka mentransfer uang ke rekening kita sekian rupiah untuk tujuan promosi. Selain itu mengirimkan email spam dan sms membabi buta. Tujuannya sih untuk promosi dan bukan sesuatu yang salah. Masalahnya yang ditransfer cuma Rp 10.000 atau Rp 15.000 bukannya jutaan rupiah. Kalau jutaan rupiah kita masih bisa berucap kamsia atau terima kasih. Uang kaget? Iya benar-benar uang kaget yang mengagetkan. Apa pasal? Karena diinput juga berita transfer uang misalnya: "promo xxxbet", "xxxjudi.com", "menangxx.com", dsb.

Bisa dibayangkan waktu kita menyuruh karyawan print buku tabungan, orang kantor mengecek mutasi saldo atau suami isteri yang saling bertukar informasi bank? Hancur minah...hancur lebur...dorr...duarr...bommmm! Bisa kacau berantem, ketahuan karyawan, kecium mertua, intern bank, orang  pajak, PPATK, dsb..dsb. Kalau kita menang cuma beberapa ratus ribu seminggu sih tidak masalah, namun begitu masuk uang sampai ratusan juta per bulan secara kontinyu, urusannya bisa panjang dan tidak gampang. Haiya owe bisa cilaka tiga belas. Yang pernah berhubungan dengan pajak, atau urusan surat-surat dokumen perbankan pasti mengerti maksud kami ini.

Jadi solusinya begini: saat ini sudah ada bandar bola di mana kita bisa joinan atau main secara langsung. Bukan lagi zamannya lewat agen ini dan itu. Itu sudah ketinggalan zaman era tahun 2000. Jika belum menemukan agen bola terbaik dan profesional atau ingin berpindah seperti penjelasan kami, bergabunglah di HL8 Indonesia. HL8 merupakan perusahaan dan bukan agen bola yang hanya dikerjakan secara pribadi atau berkelompok beberapa orang. 

Sekarang Anda tahu alasannya mengapa orang beramai-ramai pindah dari agen bola ke betting tanpa lewat agen. Jangan sampai ketinggalan kereta Kawan!
 
Share on Google Plus

About Ika Putri

Hai football lovers! Nama saya Ika Putri, duta promosi situs Prediksi Bola Profesional - Bandar dan Agen Judi Bola Online Terpercaya di Indonesia. Situs bola paling terkenal seputar informasi prediksi, livescore, klasemen, jadwal televisi, bursa transfer, tips dan trik, review, dsb..seputar dunia olahraga, hiburan dan taruhan online sepakbola. Dijamin seru dan lengkap deh.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...