Sabtu, 20 September 2014

Wawancara dengan Petaruh Bola

Wawancara kecil seputar bola.
Secara iseng kami mewawancarai beberapa orang yang suka bertaruh judi bola - kalau memang Anda lebih suka menyebutnya sebagai "judi"-, namun bagi kami adalah hiburan, permainan otak sekaligus investasi layaknya orang bermain saham atau valuta asing. Ada yang bisa diamati dan perhatikan. Bukan sekadar bet sana bet sini, bet kanan bet kiri melainkan mempelajari sesuatu yang logis baru melakukan betting untuk mencari untung. Bukan sekadar mencari kemenangan atau mengalami kekalahan.

Tujuan wawancara sederhana ini tentu saja ingin mengetahui soal "seberapa lama atau seberapa banyak waktu yang dibutuhkan" seseorang untuk menguasai industri taruhan bola ini. Namun karena topiknya terlalu serius akhirnya wawancara ini melebar ke mana-mana. Ada banyak yang bisa ditarik dan dipelajari namun kami ambil konklusinya saja di bawah ini. Silakan dipelajari, direnungkan dan jadikan pemetaan untuk keperluan masing-masing.


Secara umum kami kelompokkan orang yang kami wawancarai ini kurang lebih mewakili profesi-profesi sebagai berikut:
  • Semi pengangguran tetapi orang tua cukup berada.
  • Karyawan profesional dengan gaji sekitar Rp 15 juta per bulan.
  • Wiraswasta memiliki usaha sendiri.
  • Bos pemilik saham di sebuah perusahaan.
Tidak ada seorang pun yang tidak memiliki kerja alias pengangguran paten. Tipe pertama yang semi pengangguran itu artinya orang tersebut punya pekerjaan tetapi bukan pekerjaan tetap. Istilahnya "job on call" tapi bukan gigolo loh. Latar belakang ekonomi keluarganya cukup berada dan mungkin inilah yang membuatnya bekerja sesuai hobynya dan berdasarkan panggilan saja.

Kenal taruhan bola dari teman.

Semuanya berkata bahwa kenal yang namanya 'taruhan bola' adalah lewat teman alias pergaulan. Lama-lama jadi tertarik dan akhirnya kecanduan.

Rata-rata kalah bertaruh bola.

Ya benar, semuanya berkata bahwa mereka kalah dalam bertaruh bola. Ada menang dan ada kalah tetapi secara total keseluruhan masih minus alias kalah. Bahkan ada satu orang yang bangkrut. Dari yang awalnya naik mobil mercedes benz akhirnya sekarang hanya naik suzuki apv.

Bertaruh bola di atas 4 tahun.

Kami sempat bertanya sudah berapa lama terjun ke dunia taruhan bola. Ada yang puluhan tahun, delapan tahun dan lima tahun. Namun secara umum di atas 3 tahun. Ini pertanda bahwa dunia ini memang membutuhkan waktu untuk belajar. Kami desak lagi seberapa lamakah waktu yang dibutuhkan oleh seorang pendatang baru (new comer) untuk bisa menguasai industri ini dengan baik? Jangan kaget jika ditarik kesimpulan:
"Minimal 2 musim bola!"
Setelah kami tanya mengapa harus 2 musim bola (2 tahun), dijelaskan bahwa taruhan bola tidaklah semudah yang dipikirkan. Harus mengerti mengapa pasaran bisa dibuka seperti ini, kalau kandang voor 0,5 lalu tamu kena kei harus seperti apa dan begitu sebaliknya, apa itu international friendly, mengapa kalau international friendly U19 atau U16 selalu bergantian ngegolnya, apa itu bola cacing, apa itu handicap jebakan bandar, apa maksudnya bandar bola menyimpan gol, isu seputar pemilik klub Manchester United dan Everton, dsb..dsb. Sangat banyak sekali yang dijabarkan tetapi susah untuk dijelaskan. Tetapi lewat blog prediksi bola ini kami harapkan waktu selama itu bisa dipersingkat menjadi setidaknya 6 bulan. Sebenarnya tergantung kecepatan Anda sendiri untuk belajar dari semua materi yang sudah kami tuliskan ini. Mungkin bisa jadi hanya satu minggu atau bahkan satu dua hari. Itulah salah satu tujuan kami merintis blog ini agar lebih memudahkan kita belajar.

Bertaruh bola secara online dan offline.

Mungkin karena faktor usia dan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda maka tidak semuanya bertaruh bola secara online. Apalagi mendaftar di agen bola online terbaik, terbesar dan terpercaya di Indonesia. Ada satu orang yang bertaruh bola lewat sms ke bandar bola di darat; tiga lainnya memiliki kenalan bandar bola di darat dan juga memiliki akun betting online. Untuk taruhan online tidak ada yang menggunakan mobile site melainkan hanya WAP site. Kami lihat perangkat yang mereka gunakan rata-rata hanyalah ponsel biasa dan blackberry. Jadi bisa dimaklumi.

SBOBET, IBCBET, M88 dan 188BET.

SBOBET menduduki ranking pertama tempat mereka bertaruh bola. Urutan kedua adalah IBCBET. Setelah itu baru M88 dan 188BET. Semuanya pernah bermain di SBOBET dan IBCBET, tapi hanya 2 orang yang pernah mencoba M88 dan 188BET. Sementara satunya lagi tidak mengenal 188BET. Jadi untuk label-label bandar bola online lainnya rasanya tidak dikenal, kurang terkenal atau memang masih baru sebagai pendatang baru.

Kemungkinan bola memang diatur.

Ini yang sempat bikin kaget. Meski bukan sebuah kebenaran atau patokan, namun rata-rata pernah menarik kesimpulan yang sama bahwa isu pertandingan bola diatur bisa saja memang benar adanya. Bisa saja ini adalah efek dari berita terbongkarnya jaringan judi internasional yang mengatur skor sepakbola beberapa waktu lalu. Namun bisa juga karena belajar dari pengalaman bertaruh bola sekian tahun.

Bola bisa menang tetapi manusia serakah.

Kami juga bertanya: jika kalah terus atau total dari awal ujung-ujungnya kalah, mengapa masih ingin bermain bola? Mereka berkata bahwa bukan soal kalahnya sebab bola memang bisa menghasilkan uang. Yang bikin celaka adalah manusia itu serakah. Sudah menang di awal namun berhubung saldo masih banyak maka terus melakukan betting hingga akhirnya ludes. Jadi kekalahan itu bukan karena tidak bisa menang bola tetapi karena tidak bisa mengusai diri. Untuk itulah mereka masih akan terus bermain bola. Salah satunya pernah menang dalam sehari Rp 176 juta dan salah satunya lagi pernah kalah Rp 300 juta dalam semalam. Itu sekadar rekor saja untuk hasil wawancara kami ini. Mungkin di tempat lain ada yang menang lebih banyak atau kalah lebih banyak juga.

Masih terus bertaruh bola.

Tidak semua menarik kesimpulan ini dan tidak semuanya sama. Ada yang sekarang berhenti tetapi kami curiga berhentinya ini karena memang sedang tidak punya uang kontan untuk diputar. Lain ceritanya jika sudah punya uang nanti. Tetapi secara umum semuanya akan tetap bertaruh bola. Beberapa membuat sejumlah pengecualian atau komitmen seperti: kumpulin modal dulu, tidak akan lagi menggunakan uang belanja atau penghasilan utama untuk bertaruh bola, stop dulu hingga menemukan ilmu yang lebih paten, akan terus belajar hingga tiba waktunya untuk masuk kembali menguras brankas bandar bola, fokus bekerja dan berkarir sedangkan bola baru dipelajari di hari weekend, bertaruh hanya untuk liga-liga tertentu saja atau klub-klub tertentu, akan menjadi smart player, dsb.

Kurang lebih itulah beberapa kesimpulan yang bisa kami dapatkan. Benar atau tidak, kembali Anda nilai sendiri. Jika bisa mewakili apa yang kita rasakan rasanya memang benar adanya hasil wawancara ini. Seperti kami katakan dari awal bahwa kami hanya ingin mencari dan menemukan soal "waktu" tersebut. Jadi butuh pengalaman sekitar dua musim mengamati industri ini. Bukan perkara mudah dan jangan coba-coba bagi yang baru belajar. Semoga kehadiran blog ini bisa memangkas waktu yang begitu panjang dan lama tersebut. Teruslah belajar untuk mencari berbagai peluang dan kemungkinan.
 

Jumat, 19 September 2014

Bandar Bola Mensponsori Klub Sepakbola

SBOBET pernah menjadi sponsor resmi dari klub Westham United di Liga Inggris.
Indikasi kedua yang memberikan sinyal bahwa bisa saja hasil sebuah pertandingan sepakbola sudah diatur sedemikian rupa adalah karena beberapa bandar bola justru menjadi sponsor utama klub-klub sepakbola ternama di dunia. Terutama untuk Liga Inggris. Salah satu buktinya misalnya seperti SBOBET yang pernah mensponsori klub Westham United, 188BET pernah mensponsori klub Bolton Wanderers dan Wigan Athletic, 12BET pernah mensponsori Hull City, Bet365 pernah mensponsori klub Stoke City, Paddypower, bwin, dsb. Pokoknya banyak sekali dan selalu berganti-ganti. Bahkan santer terdengar rumors jika bandar bola yang tidak pernah mensponsori klub sepakbola maka bandar bola tersebut termasuk bandar bola kere.


Soal sponsor, sebenarnya siapa saja bisa menjadi sponsor. Perusahaan mana saja, lembaga mana saja, merek apa saja bahkan perorangan pun bisa menjadi sponsor utama klub sepakbola di negara mana saja. Syarat utamanya adalah memiliki modal alias uang yang cukup. Kata "cukup" di sini berarti tergantung klub mana yang ingin disponsori. Klub lokal mungkin lebih murah dibandingkan klub dunia. Makin terkenal sebuah klub sepakbola makin mahal biaya sponsornya bahkan bisa mencapai ratusan milyar per musim. Tentu saja efek timbal balik yang bisa dipetik pihak si sponsor juga tidak main-main. Kalau klub tersebut menjadi juara maka secara otomatis ikut kecipratan promosi bahkan bisa menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Dan tidak semua perusahaan atau pribadi bisa menjadi sponsor klub sepakbola yang jumlahnya sangat terbatas. Bahkan harus melakukan lobi, dsb.

Tidak semua klub sepakbola disponsori oleh bandar bola. Bandar bola juga tidak selalu mensponsori sebuah klub sepakbola selamanya. Namanya bisnis dan promosi tentu saja ada pasang surutnya. Biasanya jika sudah terkenal mungkin akan sedikit mengurangi jadwal promosinya seiring yang namanya life cycle product. Pokoknya kayak bisnis pada umumnya jika bicara promosi ini. Beberapa merek, lembaga atau perusahaan lain selain bandar bola yang ikut menjadi sponsor klub sepakbola bisa Anda simak fotonya di bawah ini. Jadi bisa banyak sekali.
Bet365 pernah menjadi sponsor dari klub Stoke City di Liga Inggris.
Qatar Foundation pernah menjadi sponsor klub Barcelona di Liga Spanyol.
Azerbaijan sebagai negara pernah menjadi sponsor utama klub ATM di Liga Spanyol. Tampak kostum bertuliskan sponsor dipakai Radamel Falcao beberapa waktu lalu sebelum hijrah ke AS Monaco dan akhirnya berlabuh ke MU di musim ini.
Unicef dari PBB pernah menjadi sponsor utama kostum dari Barcelona. Jadi siapa saja, lembaga mana saja bisa menjadi sponsor utama. Selain masalah dana juga masalah kecocokan visi dan misi dengan klub tersebut.
Terlepas dari semuanya itu, dengan adanya kehadiran bandar bola yang ikut berpromosi lewat kostum-kostum klub-klub sepakbola di dunia, kita bisa menarik kesimpulan "jangan-jangan memang ini ada hubungannya dengan taruhan bola". Sebab dunia ini perlu promosi di mana biayanya sangatlah besar.

Bagaimana menurut Anda?

GAJI PEMAIN < == sebelumnya artikel selanjutnya == > SPONSOR LAGA
  

Rabu, 17 September 2014

10 Indikasi Penting Pertandingan Bola Bisa Saja Sudah Diatur Mafia Bola

Ilustrasi indikasi pertandingan sepakbola sudah diatur.
Ini adalah tulisan lanjutan dari artikel mungkinkah skor pertandingan bola diatur? Semoga bisa menambah wawasan dan pembelajaran tentang dunia taruhan sepakbola yang sangat spektakuler sekaligus kompleks ini. Terlepas apakah bergabung di bandar bola atau agen bola mana pada intinya sama saja. Entah itu SBOBET, Mansion 88, IBCBET, Betwin, Bet365, Paddy Power, William Hill, 188BET, USOBET, Dafabet, 12BET, dsb. Karena jika semuanya ini diatur maka semuanya pasti bekerja secara sistem, penuh rahasia dan sama saja. Bandar bola yang mencoba keluar dari jalur dengan membuat sistem sendiri sudah pasti akan menerima sanksi serius.


Meski tulisan ini cenderung bersifat opini, perkiraan atau meraba-raba, tetapi tolong dijadikan masukan untuk berpikir lebih lanjut dan lebih serius. Kita tidak sedang berbicara bisa menang atau kalah dalam bertaruh bola. Menang kalah itu hal biasa. Tidak ada orang yang 100% bisa memprediksi dengan tepat semua laga. Kadang pagi menang, malam kalah. Kadang di Liga Inggris kalah tetapi di Liga Italia menang, dst. Bola itu bundar dan memang susah diprediksi. Yang kita bicarakan ini adalah hubungan antara pengenaan handicap, odds dengan hasil skor pertandingan bola tersebut. Kalau tim mana yang menang atau kalah sudah bisa ditebak dari awal terutama mengacu pada 1X2. Cukup melihat nama-nama pemain yang bercokol di tim tersebut. Namun begitu dikaitkan dengan handicap dan voor-voor-an, bukankah sedikit menggelitik?

Dari awal, bandar bola tidak pernah menentukan apalagi memaksa kita untuk harus memilih tim A daripada tim B. Tidak! Kita bebas bertaruh dan memilih. Ibarat mencari jodoh, kita bebas memilih pasangan dari lautan samudera luas manusia baik, manusia cantik, manusia tampan, manusia tidak bertanggungjawab, manusia nakal, manusia jahat, dsb. Jika salah memilih, salah siapa? Padahal ini bebas kita pilih loh. Lalu apakah pokok permasalahannya ada di otak atau pola pikir kita sehingga cenderung ke posisi A, B atau bahkan C? Atau malah bermasalah di mata kita sehingga dalam melihat odds membuat kita cenderung memilih tim A daripada tim B? Jika benar demikian lalu pertanyaannya adalah "mengapa bisa begitu?" Ada apa sebenarnya di otak kita? What happen with us? Untuk itulah artikel ini dibuat dan dipastikan bisa menambah wawasan dan skill membaca pasaran bola.

Mari kita mulai dari yang pertama!

Pemain Bola Gajinya Luar Biasa

Gareth Bale
Indikator pertama yang memberi sinyal bahwa laga pertandingan sepakbola bisa saja sudah diatur adalah melihat besarnya gaji para pemain sepakbola. Dalam satu pekan (minggu) gaji seorang pemain sekaliber Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Gareth Bale, Wayne Rooney, dsb..bisa di atas Rp 5 milyar rupiah. Jadi tiap hari gajinya sekitar Rp 800 juta. Tentu saja belum dipotong pajak. Meski dipotong pajak pun masih wow! Tidur makan serta jalan-jalan saja gajinya berjalan setiap detik. Enak sekali bukan? Makanya tak heran banyak gadis cantik di seluruh dunia memimpikan memiliki kekasih pemain sepakbola. Namun jangan sampai pemain sepakbola lokal deh, sebab banyak yang gajinya tidak dibayar hingga 6 bulan. Parah kan?

Itu cuma gaji sang mega bintang, belum termasuk pemain inti lainnya. Jumlah pemain inti satu tim bisa lebih dari 20 orang belum termasuk gaji official klub seperti manajer, penata kostum, petugas kesehatan, office boy, pengemudi, dsb. Dari mana klub bisa mendapatkan pemasukan tersebut secara rutin? Kok bisa gaji sebesar itu? Emangnya berapa sih nilai hadiah dari sebuah laga kompetisi seperti Liga Inggris, Liga Jerman, Liga Spanyol, Liga Champions, dsb? Pernahkah Anda berpikir akan hal-hal seperti ini?

Okelah kita anggap pemasukan klub dari jual beli (transfer) pemain. Lalu apa yang dikejar klub ketika membeli pemain hebat dengan nilai transfer super mahal? Katakanlah misalnya soal sponsor, hak siar, penjualan merchandise, dsb. Sah-sah saja sebab jika sebuah klub sudah punya nama maka bisa mendatangkan uang dari semua hal di atas terutama sponsor merek yang menempel di dada kostum pemain setiap kali berlaga. Ini tentu mahal sekali sebab bicara marketing yang bisa menjangkau milyaran umat manusia di seluruh belahan dunia. Dibandingkan menyebar brosur fotokopi promosi tentu lebih hemat bukan? Cukup tayang di liga ternama disaksikan ratusan juta pasang mata.

Belum lagi jika klub tersebut punya nama sekelas Manchester United (MU). Dari tur liburan ke kandang mereka di Old Trafford saja sudah bisa menghasilkan ratusan milyar per tahun. Belum termasuk sekolah pendidikan bola usia dini, pemain menjadi bintang iklan, dsb. Memang sangat hebat dan sangat menjanjikan. Masalahnya tidak semua tim atau klub sehebat dan seterkenal itu. Bagaimana dengan tim-tim kecil apalagi tim-tim di negara Italia yang terkenal mafia dan banyak kasusnya? Jika sebuah klub sudah bisa dikuasai jaringan mafia untuk bermain, maka pasti akan menyebar ke klub-klub lain di negara lainnya sekalipun itu di Liga Inggris dan Liga Spanyol yang terkenal sangat fair play.

Jadi dengan besarnya gaji pemain bola dibandingkan atlet cabang olahraga lainnya, kita patut curiga bahwa bisa jadi pertandingan bola diatur sedemikian rupa. Sumber pemasukan utama klub pasti ada dari sumber rahasia selain yang wajar-wajar seperti yang sudah kita sebutkan di atas. Bagaimana menurut Anda?

Bersambung ke artikel berikutnya == > SPONSOR KLUB
 

Senin, 15 September 2014

Rekor Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Pertandingan Sepakbola di Dunia

Rekor gol terbanyak di sepakbola.
Tahukah Anda berapa rekor gol terbanyak dalam sejarah pertandingan sepakbola? Mungkin ada yang belum tahu atau berpikir mungkin sekitar 8 - 0, 10 - 0 atau mungkin 15 - 0 seperti laga di Asian Games Soccer Women 2014 kemarin. Tentu saja bukan! Skor India vs Maldives di laga kemarin masih belum ada apa-apanya dibandingkan yang akan kami ceritakan di bawah ini. Mau tahu skornya berapa? 149 - 0! Busyett..!


Sebelumnya gol terbanyak di sepakbola dipegang oleh negara Skotlandia. Pada laga pertandingan tanggal 12 September 1885, tim tuan rumah Arbroath yang menjamu Bon Accord berakhir dengan skor 36 - 0. Arbroath menang telak. Babak pertama saja sudah mencetak gol 15 - 0. 

Gol 36 - 0
Yang lebih unik, konon katanya penjaga gawang Arbroath sempat ngeluyur mondar mandir bahkan berteduh dari hujan di bawah payung seorang penonton dan tidak pernah menyentuh bola sama sekali. Sudah pasti penguasaan bola tim Arbroath begitu hebat sehingga sang kiper tidak menyentuh bola. Luar biasa! 36 - 0.

Namun rekor 36 - 0 itu terpecahkan di tahun 2002. Tepatnya tanggal 31 Oktober 2002 dalam laga kompetisi penyisihan Liga Madagaskar. Klub AS Adema mencetak rekor skor 149 - 0 atas klub Stade Olympique de l'Emyrne (SOE). Tentu saja ini di luar logika dan akal sehat namun benar-benar terjadi dan tercatat secara resmi di Guinness Book of Records.

Ceritanya begini:

Klub SO l'Emyrne kecewa kepada wasit di laga penyisihan sebelumnya yang berakhir imbang 2 - 2 melawan DSA Antananarivo. Wasit dianggap berpihak dan main mata dengan memberikan penalti kepada DSA Antananaviro. Hasil skor imbang secara otomatis membuyarkan mimpi Emyrne untuk menjadi juara padahal mereka adalah tim yang paling diunggulkan.

Akhirnya SOE berkunjung ke markas AS Adema. Pertandingan pun dimulai. Rupanya begitu kick off terjadi, pemain SOE mencetak gol ke gawang sendiri. Sang kiper juga tidak berusaha menghalau melainkan membiarkan semuanya terjadi. Sementara pemain dari kubu AS Adema bengong tidak berkutik hingga pertandingan selesai dengan skor 149 - 0.

Alhasil penonton berhamburan keluar dengan penuh kesal menuntut pengembalian harga tiket. Menonton sebuah laga yang dianggap sandiwara dan ngaco. Kedua tim mendapatkan sanksi dan teguran terutama klub SOE. Sang pelatih mendapatkan skorsing selama 3 tahun, empat pemain inti l'Emyrne termasuk kiper, kapten dilarang bermain hingga akhir musim. Sementara wasit dianggap tidak bersalah.

Sampai sekarang rekor tersebut belum terpecahkan. Bussyeettt..!
 

Mungkinkah Skor Pertandingan Bola Diatur?

Diego Costa mencetak hat-trick dalam laga kemarin antara Chelsea vs Swansea City.
Tulisan ini adalah tulisan rintisan di mana Anda diharapkan untuk mencerna dan memikirkannya dengan baik. Silakan dipelajari kembali sesuai dengan pengalaman dan pengamatan Anda. Mungkinkah skor hasil pertandingan sepakbola diatur? Benarkah jika ada yang berkata bahwa tidak mungkin memenangkan taruhan bola karena semuanya sudah diatur? Kalau benar diatur, bagaimana cara mengaturnya? Semoga tulisan rintisan awal di bawah ini bisa memberikan sedikit gambaran.


Untuk menjawab pertanyaan ini sebenarnya cukuplah sulit. Tidak bisa karena alasan kalah taruhan bola lalu mengambil kesimpulan bahwa hasil skor bola sudah diatur sehingga tidak bisa menang. Itu terlalu egois dan mau menang sendiri. Dikembalikan kepada diri orang itu sendiri sebab jika seseorang kalah belum tentu orang lain juga kalah. Siapa yang menyuruh kita harus memilih tim A dari tim B? Bandar bola sendiri jelas-jelas tidak melarang kita untuk memilih tim yang mana. Jika kita memilih tim A, belum tentu teman atau tetangga kita memilih tim A. Bisa saja mereka memilih tim B atau tidak bertaruh di laga tersebut melainkan memilih laga lainnya yang lebih bagus. Ini artinya ada yang kalah dan ada yang menang. Posisi bandar bola hanyalah membuka pasaran bola sesuai dengan handicap yang mereka berikan. Lalu di manakah problem sebenarnya jika seseorang kalah? Silakan direnungkan sendiri.

Meski demikian kita juga tidak bisa menutup kemungkinan bahwa memang beberapa laga pertandingan atau semuanya bisa diatur oleh yang namanya "mafia bola". Mafia bola bisa saja bandar bola itu sendiri atau di luar bandar bola (sindikat pemain). Bandar bola dalam beberapa kasus memang diincar oleh mafia bola terutama untuk taruhan tebak skor. Tebak skor adalah taruhan yang paling banyak probabilitasnya sehingga paling sulit namun hadiahnya paling besar. Nah, di sinilah mafia bola mengaturnya supaya mereka bisa menguras brankas bandar bola. Tak heran jarang sekali bandar bola yang berpengalaman berani membuka laga-laga pertandingan ISL (Indonesia Super League). Tahu sendiri di Indonesia cukup banyak mafia bola dalam arti kata petaruh bola yang bisa mengontrol hasil sebuah pertandingan bola di Indonesia. Terlalu panjang untuk dibahas dan didiskusikan.

Misteri Sulap = Misteri Sepakbola?

Mungkin sama seperti Anda. Sudah cukup lama kami mengamati dan bergumul dengan pertanyaan benarkah skor bola itu sudah diatur. Bisa atau tidak, tentu saja bisa karena ini permainan. Tergantung pihak-pihak yang terlibat mulai dari pemilik klub, pemain, pelatih, wasit, dsb. Namun sudah diatur atau belum, tentu saja bisa menimbulkan perdebatan yang sangat panjang. Ibarat permainan sulap. Sebelum kita menemukan atau mengetahui triknya, kita selalu menganggap orang-orang seperti master David Copperfield, Criss Angel, Cyril Takayama, Dedd Corbuzier, Limbad, Joe Sandy, dsb..adalah orang-orang yang begitu hebat. Bisa makan paku, menelan beling, mengubah air menjadi anggur, menebak pikiran seseorang, menerbangkan kertas menjadi kupu-kupu, melayang di udara, menghilangkan gedung bertingkat, diinjak gajah tetapi tidak celaka, dsb. Namun benarkah demikian?

Mask magician
Begitu muncul sosok pesulap yang menutup mukanya yang dikenal dengan nama mask magician dan mulai membongkar rahasia pesulap, kita baru mulai "ngeh" dan sadar bahwa semuanya itu ada triknya. Semuanya itu hiburan semata dan bukan pesulap itu hebat. Bukankah demikian? Laga pertandingan bola terlihat benar-benar serius dan susah mencetak gol. Semua pemain bermain sangat oke dan terlihat saling menyerang. Apakah ini hanya sebuah skenario saja seperti kita melihat pemain sulap? Belum ada yang bisa membocorkannya secara terus terang.

Siapakah yang bisa membuka topeng pengaturan skor seperti ini atau jalannya sebuah pertandingan harus seperti apa? Jika terbuka tentu saja sungguh berbahaya dan luar biasa. Banyak bandar bola yang bisa bangkrut. Namun berhubung ini adalah sebuah industri yang begitu besar, bisa saja selamanya akan selalu tertutup rapat. Bisa jadi juga skornya yang tidak diatur tetapi pasaran bola itulah yang diatur untuk menjebak kita. Bisa-bisa saja karena banyak sekali kemungkinan.

Chelsea vs Swansea City di Liga Primer Inggris

Laga sabtu kemarin (13/9) di Liga Inggris, begitu John Terry mencetak gol bunuh diri di menit ke-11, sebenarnya kami sudah memiliki gambaran "jangan-jangan gol untuk Chelsea akan terjadi di menit-menit akhir babak pertama". Rupanya benar sekali. Diego Costa mencetak gol di menit 45 sehingga skor babak pertama menjadi imbang (1 - 1). Apakah feeling kami ini hanya sekadar feeling ataukah akumulasi dari pengalaman bertaruh selama bertahun-tahun? Kami masih belum bisa menarik kesimpulan.

Jeda waktu istirahat rupanya ada seorang ibu memenangkan hadiah Rp 1,5 juta sebelum dipotong pajak dalam kuis Super Soccer di Indosiar yang disponsori oleh perusahaan Djarum. Si pembawa acara yang cukup seksi sempat bertanya kepada sang ibu kira-kira berapakah skor akhir prediksinya di laga Chelsea vs Swansea City tersebut. Sang ibu menjawab 3 - 1.
Beginilah jalannya skor yang tercipta antara Chelsea FC melawan Swansea City kemarin.
Babak kedua pun dimulai. Saat babak kedua dimulai pasaran handicap untuk laga ini adalah Chelsea nge-voor 3/4 bola dengan kei sekitar -23 kalau tidak salah. Tentu saja melihat serangan bertubi-tubi yang dijalankan oleh anak asuh Jose Mourinho ini, semua akan bermain untuk Chelsea. Apalagi ini bermain di kandang Chelsea sendiri. Namun bukan itu yang ingin kami terangkan di sini. Skor mulai berubah menjadi 2 - 1 di menit ke-56 dan masih dicetak oleh Diego Costa yang diboyong dari klub Atletico de Madrid (ATM). Gol selanjutnya tercipta di menit ke-67 sebagai hat-trick. Skor menjadi 3 - 1 sesuai dengan prediksi sang ibu tadi.

Sampai di sini apakah semuanya selesai? Berhubung pasaran awal dibuka dengan voor 1,5 bola, kami mulai berpikir bahwa skor akan selesai 3 - 1 hingga pluit ditiupkan wasit. Mulailah kami memegang posisi under 4,5 bola di mana dikenakan kei kalau tidak salah -15. Menit-menit tanpa gol mulai mendekati ujung pertandingan sedangkan kei semakin naik tajam. Sayangnya di menit 80' gelandang Loic Remy kembali mementalkan sebuah gol ke gawang Swansea. Skor menjadi 4 - 1. Melayang sudah taruhan kami tersebut.

Pasaran over under langsung berubah drastis meski sempat hilang sekitar beberapa detik. Seperti biasa, bandar bola bingung menetapkan pasaran. Akhirnya muncul OU 4,5 bola dengan kei besar di posisi under. Handicap masih menempatkan Chelsea ngevoor 0,25 bola namun kei lebih besar. Apakah masih akan terjadi gol? Pada saat yang sama sesuai dengan feeling dan mungkin pengalaman, kami langsung menghajar posisi over sekaligus tim Swansea City. Rupanya benar demikian: menit 86' seorang pemain tengah Swansea City yaitu Jonjo Shelvey berhasil mengelabui pertahanan Chelsea dan melesatkan sebuah gol lumayan cantik. Skor selesai dengan nilai 4 - 2. Chelsea tetap sebagai pemenang sebagai tuan rumah, petaruh yang memegang Chelsea dari awal juga menang, yang memegang over 2,75 bola sejak awal juga menang. Semuanya menang, semuanya senang dan memuaskan pemirsa televisi juga terutama fans Chelsea.

Apa Yang Bisa Dipelajari?

Kami bukan bicara semuanya menang, semuanya puas. Kami hanya ingin mengajak Anda berpikir dan mencari jawaban. Mengapa ketika posisi gol tercipta 3 - 1 kami bertahan di under 4,5 bola? Karena dari awal voor 1,5 sehingga sudah tercapai hasilnya. Chelsea menang dan ini di kandang mereka sendiri. Sudah klop. Namun berhubung ada satu gol lagi di menit 80' kami anggap ini seperti diatur dan tampak sangatlah aneh meski orang berkata bahwa bola itu bundar. Padahal menit sudah hampir usai. Siapa yang berani memegang over atau Swansea City? Namun buktinya benar adanya skor selesai 4 - 2. Hitung-hitungan voor masuk, kandang menang dan semuanya senang.

Bagaimana menurut Anda? Butuh berapa banyak pengalaman untuk bisa menebak bahwa skornya menjadi 4 - 2 setelah berjalan 4 - 1? Apakah ini artinya bola diatur ataukah karena faktor pengalaman kami sekian tahun mengamati industri ini? Semoga di artikel mendatang akan memberikan wawasan baru. Kami memang berharap diatur sebab jika diatur kita tinggal menemukan kelemahan atau celah sistem betting yang mereka ciptakan. Uang pun akan mengalir dengan sendirinya.

Bagaimana menurut Anda?
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Website bola ini didesign oleh Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes - 'click here for Man and van Brighton'>